Minggu, 04 Maret 2012

THE CAT CAME BACK


"The Cat Came Back" (originally published as "The Cat Came Back: A Nigger Absurdity") is a comic song written by Harry S. Miller in 1893. "The Cat Came Back" has since entered the folk tradition and been recorded under variations of the title—"But the Cat Came Back", "And the Cat Came Back", etc. It is also a popular children's song.
The song is humorous in nature, telling a silly tale about "ole Mister Johnson" who had an "ole yaller cat" that he did not want, and when he tried to get rid of the cat, the cat kept coming back:
But the cat came back, he couldn't stay no long-er,
Yes the cat came back de very next day,
the cat came back—thought she were a goner,
But the cat came back for it wouldn't stay away.
In Miller's original, the cat finally died when an organ grinder came around one day and:
De cat look'd around awhile an' kinder raised her head
When he played Ta-rah-dah-boom-da-rah, an' de cat dropped dead.
Even then the cat's ghost came back.
The first commercial recording of "The Cat Came Back" was by Fiddlin' John Carson (OKeh 40119) in April 1924. Other early recordings include one by Philippine Fiddlin' Doc Roberts ("And The Cat Came Back The Very Next Day", Genett 3235), on November 13, 1925.
The song was used as the basis for the 1988 short animated film The Cat Came Back by Cordell Barker

first verse
Now old Mr. Johnson had some troubles of his own,
He had a scarlet cat that just wouldn't leave his home,
He tried and he tried to give the cat away,
He gave it to a man going far far away
chorus
But the cat came back the very next day,
The cat came back, we thought he was a goner,
The cat came back, he just wouldn't stay away.
alternate chorus
But the cat came back he wouldn't stay away,
He was sitting on the porch the very next day.

True Worshippers

True Worshippers didirikan pada tahun 1996 dengan pendiri True Worshipper Corporation (Sydney Mohede) mengubah warna gelantika musik rohani di Indonesia sampai saat ini. Pada awalnya group band anak-anak Kristen ini tidak begitu besar, tapi karena semangat mereka sangat membara untuk melayani dan terus melayani Tuhan akhirnya mereka dapat meraih suatu pencapaian yakni mendapatkan banyak jiwa yang sedih untuk dihibur melalui puji-pujian yang menyejukkan hati.

http://www.youtube.com/watch?v=Elf6eAJXScY

http://www.youtube.com/watch?v=AfEG3rByCfg

http://www.youtube.com/watch?v=DHj7ejbL9cg&feature=related

Sabtu, 03 Maret 2012

Kriteria SAHABAT SEJATI




  1. Selalu mendukung kamu baik ketika kamu sedang bersedih ataupun bahagia
  2. Sahabat tahu kelemahanmu dan tetap setia di sampingmu 
  3. Sahabat mau menerima kamu apa adanya 
  4. Sahabat itu selalu tahu ketika kamu sedang menangis meskipun tersenyum kepada orang lain
  5. Sahabat itu selalu ada untuk kamu
Sudahkah kamu menemukan SAHABAT SEJATIMU? :)


http://www.youtube.com/watch?v=DJS_25x3ASE

Sabtu, 25 Februari 2012

Penyebab dan Cara mengatasi stress di SEKOLAH

Beberapa stres yang dialami seorang pelajar sekolah antara lain:

1. Tekanan Orang Tua
Orang tua ingin yang terbaik dengan masa depan anaknya. Untuk mencapai nilai terbaik, maka orang tua membebani anak-anaknya dengan berbagai kursus pelajaran yang dapat secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kesehatan anak, istirahatnya, dan perkembangannya.
Banyak orang tua tidak menyadari bahwa membantu si anak merasa relaks justru akan menyegarkan pikiran dan membantunya belajar dengan lebih baik. Sebaliknya para orang tua terus membebani anak-anak mereka untuk mendapatkan prestasi terbaik dan lulus ujian dengan memuaskan.


2. Tekanan Guru
Sama seperti orang tua, banyak guru ingin siswanya mendapat nilai terbaik. Guru selalu mendorong muridnya untuk unggul dalam pelajaran, terutama jika muridnya berprestasi.
Mengapa guru juga ikut menekan murid-muridnya mendapat nilai terbaik? Karena reputasi guru dan sekolah dipertaruhkan saat ujian sekolah khususnya Ujian Nasional.


3. Tekanan dari Sesama Siswa
Semangat kompetisi akan semakin memanas menjelang ujian sekolah. Setiap siswa berlomba-lomba untuk menunjukkan prestasi terbaik. Bahkan segala cara dilakukan untuk meraih nilai tertinggi termasuk menyontek maupun mencari bocoran soal.


4. Tekanan dari Diri Sendiri
Siswa berprestasi cenderung menjadi perfeksionis. Sehingga jika suatu kemunduran atau kegagalan terjadi, entah itu nyata atau masih belum terjadi, dapat membuat stres dan depresi.


Cara Menghadapi Stres di Sekolah:

1. Kenali penyebabnya
Jika Anda mulai stres di sekolah, misalnya saat menghadapi ujian sekolah, cobalah mencari tahu penyebab stres tersebut. Apakah disebabkan karena tekanan dari diri sendiri, dari orang tua, dari guru, atau dari sesama siswa? Cari penyebab stres yang paling menyebabkan beban tertinggi.


2. Rencanakan tanggapan

Lulus ujian dengan nilai terbaik memang impian setiap siswa. Namun jika itu tidak tercapai, maka apa yang harus Anda lakukan? Apakah penurunan prestasi atau kegagalan menjadi akhir segala-galanya? Tentu tidak.
Jika sejak awal Anda sudah mempersiapkan tanggapan yang akan Anda berikan jika terjadi kegagalan, beban Anda akan semakin berkurang. Anda sudah siap jika terjadi kegagalan. Misalnya Anda sudah mempersiapkan jawaban kepada orang tua Anda atau guru Anda jika kegagalan Anda dipermasalahkan kemudian hari.


3. Segera selesaikan masalah
Masalah tidak akan hilang dengan sendirinya. Bahkan suatu masalah akan bertambah parah jika sedang stres. Cobalah segera selesaikan masalah sejak awal. Misalnya jika Anda mengalami kesulitan belajar, coba untuk berlatih jauh-jauh hari sebelum masa ujian sekolah. Hal ini akan membantu mempersiapkan diri Anda.


4. Bantuan orang lain
Jika beban bertambah berat dan Anda tidak sanggup menghadapinya, jangan pikul sendirian. Coba berbagi dan berkomunikasi dengan orang lain khususnya orang tua. Diskusikan dengan mereka cara mengatasinya. Ini merupakan cara terbaik untuk mengelola stres saat situasi sudah begitu berat.